Cara Penulisan Gelar yang Benar untuk Dokter Spesialis

Cara Penulisan Gelar yang Benar untuk Dokter Spesialis

Dunia kedokteran sangatlah luas. Untuk dokter spesialis, secara umum merupakan seseorang yang mendedikasikan dirinya untuk memenuhi segala persyaratan agar lulus pada suatu bidang. Cara penulisan gelar yang benar untuk dokter spesialis tentu disesuaikan dengan bidang pekerjaannya. Berikut beberapa keterangan mengenai penulisan gelar dokter spesialis.

Penulisan Gelar Dokter Spesialis

Spesialisasi pendidikan kedokteran sangat bervariasi. Ada yang khusus menekuni bidang andrologi, anak, bedah, kedaruratan medik, hingga penyakit kulit & kelamin. Lama pendidikan yang ditempuh pun berbeda-beda. Misalkan Anda ingin menekuni pendidikan seputar penyakit kulit dan kelamin. Maka durasinya kurang lebih 7 semester.

Untuk penulisan gelar dokter spesialis cukup sederhana. Masing-masing disesuaikan dengan bidang yang ditekuni. Mulai dari Sp.KN (spesialis kedokteran nuklir), Sp.P (spesialis paru atau pulmonologi), hingga Sp. RM (rehabilitas medik). Katakanlah Anda bernama Suci Anggraini. Maka penulisan gelar dokter spesialisnya begini: “dr. Suci Anggraini, Sp.P.”.

Penulisan Gelar Dokter Sub-spesialis

Rupanya jenjang pendidikan kedokteran tidak hanya sebatas S-1 maupun S-2. Ada pula tingkatan yang lebih tinggi seperti pendidikan kedokteran sub-spesialis atau Sp2. Umumnya, durasi yang diperlukan untuk menyelesaikan program pendidikan ini sekitar 4-6 semester. Seseorang yang berhasil lulus sering menjabat sebagai konsultan kesehatan.

Penulisan gelar dokter sub-spesialis umumnya tinggal menambahkan huruf “K” pada akhir nama. Misalnya Sp.A (K) yang berarti memiliki gelar dokter spesialisasi anak dan menjabat sebagai konsultan. Selain itu, ada pula yang menempatkan “K” di depan spesialisasi semisal “KFER” untuk gelar Konsultan Fertilitas Endokrinologi Reproduksi.

Penulisan Gelar Magister Kesehatan yang Populer

Seorang mahasiswa yang ingin memajukan karir di rumah sakit, organisasi kesehatan, maupun nirlaba, tentu memerlukan gelar ini. Beberapa program magister kesehatan yang populer antara lain Keperawatan, Kedokteran Gigi, serta Farmasi. Penulisan gelarnya sangat sederhana. Misalnya “Budi Setiono, MMARS (Magister Administrasi Rumah Sakit)”.

Begitulah kira-kira cara penulisan gelar yang benar untuk dokter spesialis dan magister kesehatan. Lalu, bagaimana jika spesialisasi pendidikan kedokterannya tidak hanya satu? Tinggal tulis saja gelar lainnya secara berurutan. Kemudian pisahkan dengan tanda koma (,). Di bagian depan, jangan lupa untuk menulis “dr.” jika kata dokter disingkat dalam kalimat.

Share